- Back to Home »
- CARA MENYEMBUHKAN AIDS TANPA OBAT
Posted by : muhammad yusuf
Minggu, 14 Desember 2014
Bagaimana Caranya Menyembuhkan AIDS Tanpa Obat Kimia ARV
AIDS merupakan suatu kondisi yang
menyebabkan Anda kehilangan daya tahan tubuh dan yang bisa mengakibatkan
kematian pada penderitanya. Untuk menyembuhkannya, Anda perlu merubah
pola makan dan hidup Anda sesuai dengan Hukum Alam ciptaan Tuhan (sesuai
kodrat alam dari Tuhan atas kita), bukan dengan metode manusia yang
mengandalkan obat-obatan sintetis buatan manusia.
Setiap hari sel-sel tubuh kita ada saja
yang mati dan untuk mengganti sel-sel yang mati itu, tubuh melahirkan
sel-sel yang baru. Untuk bisa melahirkan sel yang baru, tubuh perlu
bahan dasar pembuat sel. Darimanakah bahan dasar itu berasal? Tentu
saja, dari apa yang kita makan dan minum.
Jika kita makan makanan yang sehat, maka
tubuh akan mendapat bahan dasar pembuat sel yang sehat, sehingga
terlahirlah sel yang sehat pula. Kumpulan sel yang sehat ini akan
menjadi jaringan yang sehat. Kemudian jaringan yang sehat ini juga
membentuk organ yang sehat pula. Maka terbentuklah tubuh kita yang sehat
dan kuat.
Hal sebaliknya pun terjadi, jika kita
makan makanan yang tidak sehat, maka tubuh akan mendapat bahan dasar
pembuat sel yang tidak sehat, sehingga terlahirlah sel yang tidak sehat
pula. Sel ini adalah sel yang lemah bahkan memiliki kelainan atau cacat
sel. Kumpulan sel yang cacat atau tidak sehat ini akan menjadi jaringan
yang cacat atau tidak sehat. Kemudian jaringan yang tidak sehat ini juga
membentuk organ yang tidak sehat pula. Maka terbentuklah tubuh kita
yang lemah, tidak sehat atau memiliki kelainan.
Metabolisme tubuh dan sistem imun sangat dipengaruhi pola hidup dan makan kita. AIDS
sebagai penyakit/kondisi yang berada pada level sel dan DNA, untuk
penyembuhannya harus memperhatikan sampai ke kedalaman ini.
Kuncinya adalah pada nutrisi dan Self Healing
(kemampuan tubuh menyembuhkan diri sendiri). Jika kita mengonsumsi
makanan-minuman yang sehat, maka kita akan memiliki self healing yang
ajaib dan tubuh yang sehat serta kuat. Terapi yang memanfaatkan alam,
pengaturan gaya hidup, dan disertai pengaturan pola makan Odha, menjawab
kebutuhan ini.
.
Konsumsi Banyak Sayur, Buah, dan Air Putih
Berbagai vitamin, mineral, enzyme dan
zat gizi lainnya akan Odha dapatkan dengan cara mengonsumsi banyak sayur
dan buah. Terlebih lagi jika dikonsumsi mentah (tidak diolah dengan
panas). Kadar antioksidan akan makin tinggi untuk semua jenis sayur dan
buah yang berwarna gelap seperti misalnya wortel, tomat, sawi hijau,
bayam merah, brokoli hijau, anggur merah, apel, buah naga merah,
alpukat, dll.
Jangan lupa juga untuk mencukupi
kebutuhan air Odha dengan cara konsumsi air putih rata-rata 6-8 gelas
sehari. Tanpa air yang cukup, proses detoksiifikasi, regenerasi dan
rejuvinasi (penyegaran kembali) akan terhambat sehingga mengganggu
proses penyembuhan. Yang saya maksudkan dengan air minum disini adalah
air putih murni yang diminum langsung, bukan yang ditambahkan teh, kopi,
susu, jus, jamu, dll.
.
Batasi Konsumsi Karbohidrat
Selama masa terapi penyembuhan,
kurangilah (bukan hindari) konsumsi karbohidrat Odha, misal: gula pasir,
nasi, roti/biskuit, kentang. Nasi yang baik selama masa terapi adalah
nasi dari beras coklat, beras merah, dan beras hitam.
Walaupun konsumsi gula pasir DUKURANGI,
namun untuk kasus yang memperlihatkan gejala yang cukup parah, lebih
baik untuk MENGHINDARI gula pasir sama sekali. Pemanis yang aman
dikonsumsi adalah pemanis dari daun stevia, gula aren/gula merah, dan
madu. Hindari aspartame atau pemanis buatan yang katanya rendah kalori,
karena pemanis buatan justru tidak baik untuk sistem syaraf Odha.Hindari segala jenis mie dan bihun
(kecuali mie atau bihun buatan sendiri yg tdk ada lilin, pengawet dan
pewarnanya), karena bahan aditif pada mie atau bihun berefek negatif
pada sistem pencernaan dan hormonal kita.
Hindari juga produk-produk susu sapi
dalam bentuk bubuk ataupun cair. Keju dan yogurt juga lebih baik
dihindari. Di jaman sekarang, susu sapi perlu dihindari karena susu sapi
cukup banyak mengandung antibiotik dan hormon sintetis yang diberikan
ke sapi ternak. Detail info tentang bahaya konsumsi susu sapi bagi
kesehatan.Oleh karena Odha sudah
terbiasa mengonsumsi banyak karbohidrat, seperti nasi, roti, susu, mie,
dan manis-manis, Odha akan mengalami rasa lapar dan lemas selama
rata-rata 3 hari menjalani diet rendah karbohidrat ini. Hal ini masih
normal karena gejala tersebut merupakan reaksi tubuh yang masih
“kecanduan” dengan pola makan lama.
Setelah lewat 3 hari atau lebih, tubuh
Odha akan mulai terbiasa dengan pola makan baru sehingga gejala lapar
dan lemas akan hilang. Dan setelah itu, Odha justru akan merasakan
kesegaran yang lebih besar dibandingkan biasanya oleh karena diet ini
mencukupi kebutuhan nutrisi dan kalori yang diperlukan.
.
Hindarilah kopi, Junk Food, dan Soft Drink [167]
Mengonsumsi ketiga hal ini akan memperparah kondisi atau penyakit Odha. Hanya dengan makan junk food
2 kali dalam seminggu, ini menaikkan kadar gula darah Odha, menaikkan
kadar kolesterol jahat, mengacaukan hormone-hormon lainnya untuk
berfungsi dengan baik.
Zat gizi utama soft drink, kalau boleh disebut zat gizi, adalah gula. Tingkat kalori gula pada soft drink
reguler (bukan diet) dengan volume 300 ml setara dengan 7 sendok makan
gula! Dengan kadar sepeti ini tiap harinya akan menaikkan kadar gula
darah, memperberat kerja ginjal, dan mengganggu jantung.
Menurut Dr. Goldberger, bagi beberapa
orang, mengonsumsi kafein kopi bisa menimbulkan beberapa gangguan
kesehatan seperi misalnya sembelit, susah tidur, dan sakit perut.
Orang-orang dengan hipertensi dapat menaikkan detak jantungnya dengan
berlebih jika mengonsumsi kafein kopi. American Dietetic Association
juga menganjurkan supaya kafein tidak diberikan kepada wanita hamil dan
sedang menyusui karena bisa menyebabkan keguguran dan bayi dengan berat
kurang.
Tubuh ketika sakit perlu istirahat dari
serangan luar dan perlu bahan yang sehat untuk meregenerasi sel dan
memulihkan sistem imun. Kopi, junk food, dan soft drink malah menjadi
bahan yang tidak sehat untuk regenerasi sel dan juga jadi sesuatu yang
menyerang tubuh serta menekan sistem imun Odha.
Ingat untuk supaya Odha menjaga makanannya hanya untuk makanan yang sehat saja karena “Anda adalah apa yang Anda makan!”
.
CUKUPI KEBUTUHAN ODHA AKAN TIDUR DAN ISTIRAHAT
Tidur yang cukup adalah antara 6-8 jam
sehari, bukannya dibawah 6 jam dan di atas 8 jam. [173] Banyak
hormon-hormon dalam tubuh kita diproduksi pada saat kita tidur di malam
hari. Jadi, jika kita kurang tidur, banyak hormon yang akan berkurang
dan inilah yang mengganggu kesehatan Odha.
Tubuh kita menghasilkan protein tambahan
ketika sedang tidur. Ini akan membantu proses perbaikan tubuh Odha.
Tidur juga membantu jantung untuk bisa tenang kembali dan menormalkan
kadar kolesterol dalam tubuh. Hormon pelepas stress, yaitu melatonin
juga dihasilkan pada saat kita tidur yang akan membantu Odha kembali
bersemangat ketika bangun dari tidurnya. [174]
.
Menggunakan Terapi Lebah
Apitherapy atau terapi lebah merupakan
pengobatan yang menggunakan produk-produk lebah seperti royal jelly, bee
pollen, propolis dan madu. Sejak lebih dari 5000 tahun yang lalu,
kandungan nutrisi dalam produk-produk lebah dipercaya dapat membantu
meningkatkan kondisi kesehatan tubuh termasuk untuk menyembuhkan 29
kondisi definisi AIDS secara tuntas. [162]
Untuk praktisnya, Odha cukup mengonsumsi
propolis (air liur lebah) dan madu saja. Dilihat dari segi kemanjuran,
propolis lebih kuat/major dibandingkan madu. Tapi oleh karena madu juga
memliki kelebihan tersendiri dibandingkan propolis, alangkah lebih baik
jika Anda menggabungkan keduanya.
Note: Propolis merupakan substansi resin
(sejenis getah tanaman) yang berasal dari kulit kayu dan pucuk-pucuk
tanaman, terutama dari tanaman poplar (Populus spp.), birch (Betula
spp.), atau conifer (sejenis pinus), yang dikumpulkan oleh lebah dan
kemudian dicampur dengan lilin dan air liur lebah. Propolis digunakan
untuk melindungi pintu sarang lebah yang mana akan mensterilkan setiap
lebah yang masuk. Selain itu lebah juga menggunakan propolis untuk
memperbaiki sarang mereka yang retak atau rusak.
Anjuran pakai propolis dan madu untuk Odha yang memperlihatkan:
- Gejala atau kondisi penyakit ringan – menengah:
- Propolis
tablet/kapsul 2×2 tablet sebelum sarapan/ makan dan sebelum tidur malam.
Untuk detail info produk propolis tablet/kapsul, silahkan kunjungi
link:
Untuk yang dalam
bentuk kapsul, Anda bisa membuka selubung kapsulnya untuk mendapatkan
bubuk propolis yang bisa dicampur ke air, madu, sirup, jus, dll.
- Jika Odha tidak
cocok dengan propolis dalam bentuk tablet/kapsul, bisa juga dengan
menggunakan propolis dalam bentuk cair. Anjuran pakai propolis cair
untuk gejala atau kondisi ringan-menengah adalah 3×5 tetes sebelum
makan. Untuk detail info produk propolis cair, silahkan kunjungi link:
- Selain propolis,
tambahkan pula madu asli 2×2 sendok makan sebelum sarapan / makan dan
sebelum tidur malam. Untuk detail info produk madu super khusus terapi,
silahkan kunjungi link:
- Jika ada kondisi
luka atau infeksi pada kulit, Odha bisa memakai propolis cair (atau
bubuk) dan madu. Propolis atau madu diberikan pada luka atau daerah yang
terinfeksi, secara rutin sesudah mandi dan sebelum tidur malam.
- Gejala atau kondisi penyakit berat:
- Propolis
tablet/kapsul 3×2-3 tablet sebelum sarapan/ makan dan sebelum tidur
malam. Setelah gejala mulai ringan secara signifikan, dosis dikurangi
sesuai anjuran konsumsi poin “kondisi ringan-menengah” di atas.
- Untuk propolis
dalam bentuk cair, di 3 hari pertama diberikan 3×7 tetes sebelum makan,
untuk penyesuaian (supaya tubuh tidak “kaget” dengan dosis yang sangat
tinggi). Di hari ke-4 dan seterusnya sampai gejala meringan, berikan
3×10-15 tetes sebelum makan. Setelah gejala mulai ringan secara
signifikan, dosis dikurangi sesuai anjuran konsumsi poin “kondisi
ringan-menengah” di atas.
- Selain propolis,
tambahkan pula madu asli 3×2 sendok makan sebelum sarapan / makan dan
sebelum tidur malam. Setelah gejala mulai ringan secara signifikan,
dosis dikurangi sesuai anjuran konsumsi poin “kondisi ringan-menengah”
di atas.
- Jika ada kondisi
luka atau infeksi pada kulit, Odha bisa memakai propolis cair (atau
bubuk) dan madu. Propolis atau madu diberikan pada luka atau daerah yang
terinfeksi, secara rutin sesudah mandi dan sebelum tidur malam.